Home > Berita > Workshop Koperasi Tunda Tebang

Parangtritis, 12-13 September 2014

ARuPA mengajak pengurus Kelompok Tani Hutan (KTH) Jasema maupun Koperasi Tunda Tebang (KTT) Jasema untuk melakukan workshop yang dilakukan di sebuah penginapan di Parangtritis, Bantul, DI Yogyakarta.

Kegiatan ini ARuPA lakukan untuk pemantapan KTT Jasema baik pada AD ART maupun pada teknik operasionalnya sehingga koperasi ini dapat berjalan lancar dalam menyejahterakan anggota dan berkontribusi langsung dalam mengurangi dampak pemanasan global ataupun dampak perubahan iklim.

Pelatihan Hari Pertama

Pada hari pertama telah hadir Bapak Surono dari Dinas Disperindagkop Bantul, Beliau adalah Kepala Seksi Pemberdayaan Koperasi dan UKM. Materi yang disampaikan adalah dasar-dasar berdirinya sebuah koperasi yang kemudian diatur dalam AD ART baik itu keanggotaan, pembubaran, rapat anggota, dan sebagainya. Karena Koperasi Tunda Tebang Jasema ini menganut sistem koperasi simpan pinjam, maka Bapak Surono memberikan dasar-dasar maupun teknis operasional dari koperasi simpan pinjam.

ARuPA memberikan contoh-contoh form yang dapat dipakai untuk operasional KTT Jasema yaitu form anggota baru, form keterangan anggota KTH Jasema (Yang menjadi anggota KTT Jasema adalah seluruh anggota KTH Jasema, form inventarisasi pohon, form peminjaman, form kesepakatan peminjaman antara koperasi dengan anggota. Contoh-contoh form ini dapat diubah sesuai kebutuhan dari KTT Jasema.

Pada hari kedua, kegiatan diawali pada jam 5 pagi untuk melakukan outbond di Pantai Parangtritis. Outbond yang dilakukan untuk mempererat kerjasama antar pengurus sehingga menjadi lebih kompak dalam melayani masyarakat khususnya di Desa Terong melalui KTH dan KTH Jasema.

Outbond

Pelatihan-pelatihan dilaksanakan kembali di penginap tempat ARuPA dan pengurus-pengurus KTH & KTT Jasema bermalam. Pagi yang segar ini diawali pelatihan dari Anindityo Dwiprakoso. Materi awal ini berisikan tentang komunikasi koperasi. Pada sebuah koperasi pasti diadakan sebuah komunikasi yang sudah diatur pada AD ART koperasi, komunikasi yang dimaksud pada pagi hari ini adalah rapat anggota. Pada sesi ini juga dibuat simulasi bagaimana rapat anggota dilakukan dimana Bapak Suparjo selaku ketua KTT Jasema ditunjuk sebagai pimpinan rapat anggota. Simulasi ini dibuat sehingga diharapkan ke depannya KTT Jasema dapat melakukan rapat anggota dengan baik dan lancar.

Koperasi tak kan bisa berjalan dengan baik tanpa laporan keuangan yang baik dan jelas, oleh sebab itu ARuPA mengundang Faris Budi dari IndonesiaMembangunDesa.org untuk membantu ARuPA dalam memberikan pengetahuan kepada KTT Jasema dalam menyusun laporan keuangan. Simulasi yang dilakukan adalah pelatihan dalam membuat laporan sederhana dari pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) dari sebuah koperasi. Langkah ini untuk menjaga keterbukaan dan kepercayaan koperasi pada anggotanya terutama dalam hal laporan keuangan.

Pelatihan Hari Kedua

Akhir dari workshop ini ditutup dengan pelatihan pemetaan yang dilakukan oleh tim ARuPA. Pemetaan ini berguna untuk mengetahui batas-batas wilayah maupun potensi carbon yang ada di Desa Terong, Dlingo, Bantul, DI Yogyakarta.

Salam

Print Friendly

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*