Home > Berita > KEE Pantai Taman Kili Kili Trenggalek Berpotensi Sebagai Pusat Kegiatan Konservasi, Edukasi, Penelitian dan Wisata
Area Lansekap KEE Pantai Taman Kili-kili, Trenggalek (Foto: ARuPA)

Trenggalek, 15/03/2021. Pantai Kili-kili adalah salah satu destinasi wisata pantai unggulan di Kabupaten Trenggalek. Panorama pantai selatan Jawa memberikan kenyamanan bagi para wisatawan untuk berekreasi. Ditambah lagi, pantai ini menyimpan potensi keanekaragaman hayati yang luar biasa untuk wisata edukasi. Berdasarkan penelitian yang dilakukan Forum Pengelola Kawasan Ekosistem Esensial (KEE) Pantai Taman Kili-kili bekerja sama dengan USAID-BIJAK dan ARuPA, ditemukan 47 jenis burung unik dan 6 diantaranya berstatus dilindungi.

Selain itu, kawasan ini juga dikenal dengan tempat pendaratan dan tempat bertelur Penyu Lekang/Abu-abu (Lepidochelys olivacea). Penyu ini berstatus dilindungi dan vurnerable atau rentan. Masyarakat Desa Wonocoyo sudah 10 tahun terakhir berupaya untuk menjaga keberadaan penyu ini dengan cara melakukan patroli pengamanan dan juga menyediakan tempat bertelur penyu dan penangkaran penyu muda.

Pantai Kili-kili pada Februari tahun lalu telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Timur sebagai KEE dengan SK No. 188/39/KPTS/013/2020. Pak Ari, tokoh konservasi desa Wonocoyo mengatakan: “Kami telah tergabung dengan Forum Pengelola KEE Pantai Taman Kili-kili bersama berbagai pihak mulai dari Provinsi sampai Desa guna menjaga kelestarian ekosistem area ini, terutama penyelematan Penyu.”

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek memberikan sambutan dan membuka acara pertemuan konsolidasi forum KEE (Foto: ARuPA)

Hal tersebut disampaikan pada acara rapat konsolidasi Forum Pengelola KEE Pantai Taman Kili-kili tanggal 15 Maret 2021 di Hotel Bukit Jaas Permai, Trenggalek. Dalam acara tersebut hadir pula Sekda Trenggalek Bapak Ir. Joko Irianto, M.Si. Menurut Sekda, Dalam kawasan KEE ini, kesejahteraan masyarakat dan kelestarian ekosistem tidak dapat saling mendahului, sehingga diperlukan strategi yang tepat berdasarkan aspirasi masyarakat supaya program yang dilaksanakan tepat sasaran.

“Pusat konservasi penyu di KEE Pantai Taman Kili-kili Trenggalek merupakan sebuah kawasan yang dapat mengakomodasi kegiatan konservasi, edukasi, penelitian dan wisata” ungkap Sekda.

Sementara itu, Agus Purwanto dari ARuPA mengapresiasi upaya seluruh pihak untuk melestarikan flora dan fauna dilindungi dengan KEE Pantai Taman Kili-kili ini.

Serah terima dokumen kelembagaan dan dokumen pengelolaan KEE dari tim ahli penyusunan dokumen kepada Sekretaris Daerah Trenggalek (Foto: ARuPA)
Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek menandatangi berita acara pada pertemuan konsolidasi Forum KEE untuk Penyusunan Dokumen Kelembagaan dan Dokumen Pengelolaan KEE Pantai Taman Kili-kili (Foto: ARuPA)

“Kami dengan dukungan pendanaan dari USAID-BIJAK selama 4 bulan terakhir ini turut serta membantu forum pengelola KEE Pantai Taman Kili-kili dalam menyusun dokumen rencana aksi dan dokumen kelembagaan. Diharapkan dua dokumen dapat menjadi pondasi untuk pengelolaan KEE ke depan.” (AL)

Print Friendly

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*