Copy of DSC00565

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Thomas Lembong  mengeluarkan perubahan peraturan soal tentang ketentuan ekspor produk Industri Kehutanan, lewat Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) nomor 25-DAG/PER/4/2016 pada 15 April 2016 lalu. Peraturan tersebut merubah beberapa pasal dalam peraturan Menteri perdagangan nomor 89/M-DAG/PER/10/2.

Sekalipun baru berlaku 30 hari setelah penerbitannya, respon terhadap P25/2016 sudah mulai bermunculan. Salah satunya kelompok dampingan Lembaga Aliansi Relawan untuk Penyelamatan Alam (ARuPA), CV. Palemcraft Yogyakarta.

Deddy Effendi pemilik dari CV. Palemcraft Yogyakarta menjelaskan bahwa perubahan yang dilakukan sangat baik untuk menjaga kelestarian hutan dan perbaikan sistem tata laksana perkayuan yangg terpadu.

“Sekarang, tinggal bagaimana implemantasi pelaksanaan ini bisa didukung oleh pemangku yang ada di daerah dengan menyederhanakan prosedur perizinan dan pembuatan skema yang murah bagi ukm yang ingin memiliki SVLK,” ungkap Deddy yang dikontak melalui Whatsapp (2/5).

Ia juga sempat memaparkan bahwa selama P 89/2015 berlaku, industrinya masih belum begitu terlihat selama permendag 89. “buyer masih memposisikan ada yang memang membutuhkan (VLK – Red), ada yang sama sekali tidak,”ujarnya lagi.

Sedangkan untuk perubahan permendag 89/2015 ke permendag 25/2016 sendiri, Deddy mengaku belum terlalu melihat ada perubahan di pasar. “buyer belum begitu merespon,” pungkasnya.

Sementara itu, Rumekso Setyadi dari CV Enclave yang juga kelompok dampingan Lembaga ARuPA menyebutkan bahwa perubahan kebijakan tersebut tidak berdampak apapun untuk industrinya.

“buat kita yang terpenting sekarang adalah kepastiannya saja. Kepastian akan kebijakan, biaya dan semuanya. Sebab dengan begitu, kita bisa hitung biayanya,”ujarnya dihubungi via Whatsapp, Kamis (28/4).

“Sekarang ini, yang terpenting adalah bagaimana caranya untuk melakukan pembayaran untuk sertifikasi dan surveillancenya,”tambahnya.

Print Friendly

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*