
Sehubungan dengan terlaksananya acara sosialisasi SVLK dengan media wayang kulit di Desa Ngargosari pada tgl 06 Oktober 2011 dengan sukses, pada hari sabtu 15 Oktober 2011, bertempat di Aula Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan kepanitiaan sosialisasi yang saat itu bisa hadir antara lain pihak Desa Ngargosari, pihak Abioso, Pemerintah Kabupaten Boyolali dan Lembaga ARuPA bertemu untuk mengevaluasi pelakasanaan perhelatan wayang tersebut diatas. Keberhasilan acara itu, tidak terlepas dari peran-peran dan kontribusi semua pihak yang terlibat.
Menurut Suryanto dari Lembaga ARuPA,”Acara sosialisasi kemarin sukses, dengan pesan-pesan svlk juga sudah tersampaikan kepada masyarakat melalui pak dalang, dan yang selanjutnya ARuPA akan melakukan penguatan kelembagaan kelompok dengan mengajak pemilik hutan rakyat menghitung potensi hutan rakyat dan melakukan penguatan kelompok melalui pelatihan maupun jaringan dan yang terakhir memfasilitasi industri dalam memetakan gap analisis menuju sertifikasi VLK bagi industri”.
Dalam Sambutannya Kepala Dinas Pertanian perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Boyolali Ir. Wisnu Hermadi mengatakan, ” Bupati Boyolali sangat mendukung kerjasama yang baik antar dunia usaha, petani dan ARuPA. DAn berharap kerjasama ini akan terus berlanjut sesuai dengan proporsi kerja masing-masing. Pemerintah Kabupaten sendiri akan membantu dengan penuh untuk keberhasilan program svlk dan PHBML di Kabupaten Boyolali termasuk didalamnya negosiasi ditingkat birokrasi dan mendorong supaya hasil wanatani mampu bersaing dipasar. Program ini nanti akan kita kerubut bersama-sama antara ARuPA, Pemkab Boyolali, Dunia Usaha dan Masyarakat, sehingga keberhasilan SVLK dan PHBML di Boyolali bisa tercapai. Kerjasama adalah solusi “.

Sementara itu komitmen petani yang diwakili oleh Supardi, ” kami akan berusaha sebaik mungkin agar program ini dapat berhasil melalui komunikasi di kelompok-kelompok tani yang ada di desa-desa kami (Desa Sidomulyo dan Ngargosari)”. Kerjasama parapihak untuk mewujudkan pengelolaan hutan rakyat lestari bersama ini juga mebutuhkan dukungan dunia usaha, ” ABIOSO sebagai perusahaan juga mitra kelompok-kelompok tani di wilayah Kecamatan Ampel yang dalam beberapa tahun terahir telah membantu petani berupa pemberian bibit tanaman kehutanan seperti sengon, jabon dsb. Kegiatan ini sebagai wujud tanggung jawab sosial ABIOSO kepada masyarakat dalam mewujudkan hutan rakyat lestari,” ungkap Sugeng salah satu staff dari ABIOSO yang hadir dalam pertemuan tersebut.
