Page 1 of 5
| Article Index |
|---|
| KTHR Subur |
| B. Susunan Pengurus |
| C.Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia |
| D. Kegiatan KTHR Subur |
| E. Sumber Dana |
Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) Subur merupakan organisasi petani/pengelola hutan rakyat yang berada dilevel dusun. KTHR Subur berada di Dsn. Jeruken dan saat ini beranggotakan 100 kk yang merupakan warga Dusun Jeruken.
A. Sejarah Pendirian
Pendirian KTHR Subur tidak bisa dilepaskan dari sejarah pendirian KTHR Trubus Dsn. Pijenan. Kedua KTHR tersebut berdiri saat pelaksanaan program Rancang Bangun Unit Manajemen Hutan Rakyat pada tahun 2004. Inisiatif pembentukan kelompok petani pengelola hutan ini diawali pada bulan Agustus 2004 dengan terbentuknya Tim 9, yang keanggotaanya terdiri dari 2 Kadus (Dsn. Pijenan dan Dsn. Jeruken), 3 orang tokoh masyarakat Dsn. Pijenan dan 4 orang tokoh masyarakat Dsn. Jeruken. Tim 9 setiap bulan melakukan pertemuan tepatnya setiap tanggal 5 yang bertempat di Rumah Kapala Dusun secara bergantian. Agenada pertemuan baru sebatas tukar menukar informasi , pengetahuan dan pengalaman mengenai pengelolaan hutan antara dua dusun pijenan dan jeruken. Dari serangkaian pertemuan tim 9 tersebut wawasan petani mengenai inovasi baru tentang pertanian dan kehutanan mulai berkembang.
Pada bulan Maret 2005, keanggotaan tim 9 mulai bertambah 3 orang . Kegiatan pertemuan rutin terus dijalankan. Diseminasi informasi dan pengetahuan juga mulai berkembang dengan dikirimnya anggota tim untuk mengikuti pelatihan dan lokakarya di luar daerah. Pada bulan Mei 2005 keanggotaan tim mulai bertambah menjadi 40 orang dengan perincian 20 orang dari Dsn. Pijenan dan 20 orang dari Dsn. Jeruken. Kegiatan yang dilaksankan selain pertemuan rutin juga dilakukan pelatihan pemetaan dusun, pelatihan inventore pohon dan pelatihan Administrasi sebagai peningkatan pengetahuan anggota. Disamping itu juga sudah mulai diperkenalkan pertanian organic dan pestisida organic melalui pelatihan pembuatan pupuk organic dan pestisida organic yang dilakukan oleh ARuPA. Dengan didasari semangat untuk memahami, mengetahui tata batas, luas lahan dan andil serta mengetahui jumlah kepemilikan pohon maka dilaksanakan kegiatan pemetaan partisipatif dan kegiatan inventore pohon . Dua kegiatan tersebut dilaksankan sehubungan dengan dukungan dari program RBUMHRL (Rancang Bangun Unit Manajemen Hutan Rakyat Lestari). Pertemuan rutin mulai dilaksanakan bergilir di rumah anggota. Karena keanggotaan semakin banyak dan kebutuhan untuk membentuk kelompok di tingkat dusun maka pada tgl. 18 Oktober 2005 disepakati untuk membentuk Kelompok Tani Hutan Rakyat (KTHR) Subur (Dsn.Jeruken) dengan anggota 93 orang. Subur merupakan singkatan dari S= Semua U= Untung B= Baik U=untuk dan R= Rakyat. Kegiatan pertemuan rutin dilakukan setiap bulan sekali yaitu setiap tanggal 29.
Keadaan KTHR Subur juga mengalami permasalahan internal yang berdampak pada kepercayaan masyarakat /anggota terhadap kepengurusan di KTHR. Permasalahan yang terakumulasi karena tidak dilakukan penyelesaian yang cepat dan cenderung membiarkan permasalahan itu. Akhirnya melalui kearifan local masyarakat permasalahan itu bisa terpecahkan melalui pertemuan dilevel dusun. Di Dusun Jeruken sendiri juga terkena imbas dari kebijakan Paguyuban yang tidak pernah mengajak komunikasi KTHR dalam kegiatan-kegiatan yang seharusnya di laksanakan oleh KTHR. Di Dsn. Jeruken kegiatan KTHR dapat dikatakan lumpuh, pertemuan rutin tidak berjalan, komunikasi antar anggota dan pengurus tidak ada. Kegiatan yang masih ada hanyalah simpan pinjam yang dilakukan setiap tanggal 16 perbulannya.
Pada tgl 12 Desember 2006, anggota KTHR menyaksikan penyerahan sertifikat pengelolaan hutan lestari yang diberikan oleh LEI (Lembaga Ekolabel Indonesia) dan dari PT TUV German di Grha Sabha Pramana UGM Yogyakarta. Penyerahan Sertifikat itu adalah pengakuan pengelolaan hutan lestari yang diberikan untuk Koperasi Wana Manunggal Lestari yang dalam keanggotaannnya warga dan wilayah Dusun Pijenan masuk didalamnya. Proses perolehan sertifikasi hutan rakyat ini juga berkat dukungan banyak pihak (Pemda Gunung Kidul/Pokja HRL, masyarakat dan NGO ). Selain Dusun Jeruken, ada 8 dusun lain yang warga anggota Koperasi Wana Manunggal Lestari dan wilayah kerjanya masuk dalam Koperasi Wana Manunggal Lestari.
Susunan Pengurus
| No | Jabatan | Nama | Keterangan |
| 1 | Pelindung 1 | Slamet M | Kadus Jeruken |
| 2 | Pelindung 2 | Rukijo | |
| 3 | Penasehat 1 | Wasimin | BPD Jeruken |
| 4 | Penasehat 2 | Hadi Suyitno | |
| 5 | Ketua 1 | Edi Sudarno | |
| 6 | Ketua 2 | Dwi Wiratman | |
| 7 | Sekretaris 1 | Parjiyanti | |
| 8 | Sekretaris 2 | Ngajiman | |
| 9 | Bendahara 1 | Margiyanto | |
| 10 | Bendahara 2 | Surati |
Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia
| No | Nama | Jenis Pelatihan /Workshop dsb | Yang Mengadakan |
| 1 | Bpk. Slamet | Studi Banding | |
| 2 | Bpk. Slamet | RBUMRL/ Monitoring | |
| 3 | Bpk. Badarudin | BAP II | |
| 4 | Bpk. Badarudin | Monitoring dan Evaluasi | |
| 5 | Bpk. Badarudin | BAP III | |
| 6 | Ibu Parjiyanti | Pelatihan Assesor | |
| 7 | Bpk. Badarudin | Lokakarya sertifikasi | |
| 8 | Bpk. Edi Sudarno | Study Banding Sertifikasi | |
| 9 | Bpk. Badarudin | Study Banding Sertifikasi | |
| 10 | Bpk. Badarudin | Monev RBUMHRL dan Sertifikasi | |
| 11 | Bpk. Badarudin | Pembentukan Koperasi WML | |
| 12 | Bpk. Slamet | Pembentukan Koperasi WML | |
| 13 | Bpk. Badarudin | Temu Jaringan petani | KPsHK |
| 14 | Bpk. Slamet | Temu Usaha | |
| 15 | Bpk. Edi Sudarno | Pelatihan Grading Kayu | KWML |
| 16 | Bpk. Edi Sudarno | Pelatihan TUK | KWML |
| 17 | Bpk. Sungkono | Pelatihan Kerajinan Kayu | KWML |
| 18 | Bpk. Sungkono | Pelatihan Pemetaan dan Inventore Pohon untuk Carbon Trade | KWML |
Kegiatan
8 21 – 22 Januari 2006 Pelatihan Rencana Kelola Hutan Rakyat Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur
9 26 – 27 Februari 2006 Pelatihan Administrasi Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur
10 13 – 16 Januari 2006 Pelatihan Penilai Lapangan/ Assesor Pengelolaan Hutan Rakyat Lestari Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur
11 13 Maret – 1 April 2006 Pelatihan Tata Usaha Kayu Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur
12 29 – 30 April 2006 Pelatihan Monitoting dan Evaluasi Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur
13 1 – 3 November 2007 Pelatihan Pertukangan
14 15 Desember 2007 Studi Banding Pertukangan dan Industri Kayu di BAF
16 Agustus 2008 Penanaman JUN Di lahan milik Bp.Edi S
17 06 Januari 2010 Pembuatan pupuk organik Di lahan milik Bp. Slamet dan Bu Parjiyanti
18 10 Januari 2010 Pembuatan Terasering Di Blok Songbanteng
19 13 Januari 2010 Pembuatan Terasering Di Blok Ngripung
20 17 Januari 2010 Penanaman Tanaman Produktif HMT Di Blok Kluwer
21 21 Januari 2010 Pembuatan pupuk organik Di kandang Bu Surati
22 21 Januari 2010 Penanaman Tanaman Produktif HMT Di Blok Karang dan Blok Gedang Kluthuk
23 Setiap hari Rabu Kegiatan dilahan (Terasering, perbaikan infrastruktur, dsb) Dilaksanakan setiap minggu dengan diawali kesepakatan anggota
| No | Tanggal | Jenis Kegiatan | Keterangan |
| 1 | Februari 2005 | Pembuatan pupuk organik | Petani dusun Pijenan dan Jeruken |
| 2 | Maret 2005 | Pelatihan Pemetaan partisipatif | Petani dusun Pijenan dan Jeruken |
| 3 | April 2005 | Pelatihan Pemetaan partisipatif dengan menggunakan GPS | Petani dusun Pijenan dan Jeruken |
| 4 | Mei 2005 | Pelatihan Pembuatan Pestisida dan Pupuk Organik | Petani dusun Pijenan dan Jeruken |
| 5 | Mei 2005 | Pelatihan Inventore Hutan Rakyat | Petani dusun Pijenan dan Jeruken |
| 6 | Pelaksanaan pemetaan dan inventore pohon | Petani dusun Pijenan dan Jeruken | |
| 7 | 01 – 02 Oktober 2005 | Pelatihan Organisasi | Petani Dusun Pijenan dan Jeruken |
| 8 | 21 – 22 Januari 2006 | Pelatihan Rencana Kelola Hutan Rakyat | Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur |
| 9 | 26 – 27 Februari 2006 | Pelatihan Administrasi | Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur |
| 10 | 13 – 16 Januari 2006 | Pelatihan Penilai Lapangan/ Assesor Pengelolaan Hutan Rakyat Lestari | Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur |
| 11 | 13 Maret – 1 April 2006 | Pelatihan Tata Usaha Kayu | Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur |
| 12 | 29 – 30 April 2006 | Pelatihan Monitoting dan Evaluasi | Anggota kelompok Tani Trubus dan KTH Subur |
| 13 | 1 – 3 November 2007 | Pelatihan Pertukangan Mebel | Di Sekretariat Paguyuban Sekar Pijer |
| 14 | 15 Desember 2007 | Studi Banding Pertukangan dan Industri Kayu | di BAF |
| 16 | Agustus 2008 | Penanaman JUN | Di lahan milik Bp.Edi S |
| 17 | 06 Januari 2010 | Pembuatan pupuk organik | Di lahan milik Bp. Slamet dan Bu Parjiyanti |
| 18 | 10 Januari 2010 | Pembuatan Terasering | Di Blok Songbanteng |
| 19 | 13 Januari 2010 | Pembuatan Terasering | Di Blok Ngripung |
| 20 | 17 Januari 2010 | Penanaman Tanaman Produktif/ HMT | Di Blok Kluwer |
| 21 | 21 Januari 2010 | Pembuatan pupuk organik | Di kandang Bu Surati |
| 22 | 21 Januari 2010 | Penanaman Tanaman Produktif /HMT | Di Blok Karang dan Blok Gedang Kluthuk |
| 23 | Setiap hari Rabu | Kegiatan dilahan (Terasering, perbaikan infrastruktur, dsb) | Dilaksanakan setiap minggu dengan diawali kesepakatan anggota |
| 24 | Setiap tgl 16 perbulan | Pertemuan rutin KTHR | |
| 25 | Setiap tgl 16 perbulan | Simpan Pinjam |
Sumber Dana
Sumber dana diperoleh dari usaha yang dilakukan oleh KTHR Subur dan dari pihak ketiga dengan sifat tidak mengikat. Sumber dana dari Subur berasal dari :
1. Kegiatan simpan pinjam
2. Jual Tenaga (adol bahu)
3. Jual HMT jika kebutuhan anggota telah tercukupi





